Bahasa: Perbedaan antara revisi
Baris 18: | Baris 18: | ||
==Peranan dan Fungsi Bahasa== | ==Peranan dan Fungsi Bahasa== | ||
===Bahasa sebagai Sarana Komunikasi=== | ===Bahasa sebagai Sarana Komunikasi=== | ||
* [http://pelitaku.sabda.org/peranan_bahasa_yang_komunikatif_dalam_literatur Peranan Bahasa yang Komunikatif dalam Literatur] | |||
Bahasa bukanlah kumpulan kata yang diambil secara sembarangan. Bahasa memiliki daya pukau bila disusun dan ditempatkan pada kedudukan yang komunikatif. Dia mampu "membakar", "menangis" dan "bergembira". Bahasa yang komunikatif adalah bahasa yang hidup. | |||
* [http://pelitaku.sabda.org/node/828 Bahasa Indonesia di Dunia Siber: Komunikasi Berperantarakan Komputer-Internet] | |||
Perkembangan internet di Indonesia pun menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, hal ini ditandai dengan bertambahnya jumlah pengguna internet dan jumlah domain yang ada di Indonesia. Pertumbuhan ini tentu berimbas pada penggunaan dan perkembangan Bahasa Indonesia di internet. | |||
* [http://pelitaku.sabda.org/implementasi_pengembangan_bahasa_anak_usia_dini Implementasi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini] | |||
Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang, termasuk anak-anak. Anak dapat mengembangkan kemampuan sosialnya melalui berbahasa. Keterampilan bergaul dalam lingkungan sosial dimulai dengan penguasaan kemampuan berbahasa. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan pikiran, sehingga orang lain memahaminya dan menciptakan suatu hubungan sosial. | |||
===Bahasa sebagai Sarana Integrasi dan Adaptasi === | ===Bahasa sebagai Sarana Integrasi dan Adaptasi === | ||
===Bahasa sebagai Sarana Kontrol Sosial=== | ===Bahasa sebagai Sarana Kontrol Sosial=== |
Revisi per 3 November 2016 09.41
MediaWiki telah terpasang dengan sukses.
Silakan baca Panduan Pengguna untuk cara penggunaan perangkat lunak wiki ini.
Bahasa itu penting. Bahasa menjadi alat komunikasi sehari-hari, baik secara lisan maupun tulisan. Tanpa bahasa, manusia tidak dapat berinteraksi. Tanpa bahasa, manusia tidak dapat memahami orang lain. Tanpa bahasa, kebenaran akan susah diungkapkan dan dibagikan kepada banyak orang.
Kami percaya bahwa bahasa itu penting dan berperan besar dalam menyampaikan maksud-maksud tertentu. Kami juga percaya bahwa sekarang sudah saatnya masyarakat Kristen Indonesia sadar akan pentingnya pengetahuan bahasa, pengetahuan berbahasa, penerapan berbahasa, dan dampak dari bahasa untuk menyampaikan maksud, keinginan, bahkan kebenaran kepada orang lain. Oleh karena itu, situs ini menyediakan sumber-sumber terbaik seputar bahasa untuk menolong dan memperlengkapi setiap orang untuk belajar, memahami, menyikapi, dan menerapkan bahasa secara benar.
Pengertian Bahasa
Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli:
- Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik. (KBBI - Hasan Alwi, 2002:88)
- Bahasa pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasan manusia secara teratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya. (Depdiknas, 2005: 3)
- Bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan. (Harun Rasyid, Mansyur & Suratno, 2009:126)
Peranan dan Fungsi Bahasa
Bahasa sebagai Sarana Komunikasi
Bahasa bukanlah kumpulan kata yang diambil secara sembarangan. Bahasa memiliki daya pukau bila disusun dan ditempatkan pada kedudukan yang komunikatif. Dia mampu "membakar", "menangis" dan "bergembira". Bahasa yang komunikatif adalah bahasa yang hidup.
Perkembangan internet di Indonesia pun menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, hal ini ditandai dengan bertambahnya jumlah pengguna internet dan jumlah domain yang ada di Indonesia. Pertumbuhan ini tentu berimbas pada penggunaan dan perkembangan Bahasa Indonesia di internet.
Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang, termasuk anak-anak. Anak dapat mengembangkan kemampuan sosialnya melalui berbahasa. Keterampilan bergaul dalam lingkungan sosial dimulai dengan penguasaan kemampuan berbahasa. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan pikiran, sehingga orang lain memahaminya dan menciptakan suatu hubungan sosial.