Bahasa: Perbedaan antara revisi

Dari Bahasa
Bahasa (bicara | kontrib)
Bahasa (bicara | kontrib)
Baris 78: Baris 78:


*[http://www.warungsatekamu.org/2010/06/ketelitian-berbahasa/ Ketelitian Berbahasa]<br>Problem kurang dimengertinya penggunaan tanda baca dapat menyebabkan kesalahan arti. Kesalahan penggunaan tanda baca sering kali membuat pendengar menjadi salah paham dengan maksud si pembicara.sekaligus berdoa meminta bimbingan Roh Kudus.
*[http://www.warungsatekamu.org/2010/06/ketelitian-berbahasa/ Ketelitian Berbahasa]<br>Problem kurang dimengertinya penggunaan tanda baca dapat menyebabkan kesalahan arti. Kesalahan penggunaan tanda baca sering kali membuat pendengar menjadi salah paham dengan maksud si pembicara.sekaligus berdoa meminta bimbingan Roh Kudus.
*[http://www.warungsatekamu.org/2017/04/belajar-bahasa/ Belajar Bahasa]<br>Berbicara kepada orang lain tentang Tuhan Yesus dan keselamatan yang Dia tawarkan, diibaratkan seperti mempelajari bahasa orang lain. Agar terbuka jalan untuk memberitakan kabar baik, perlu adanya pemahaman budaya dan bahasa seperti yang dilakukan Rasul Paulus di hadapan orang-orang Atena.


===Ejaan Yang Disempurnakan===
===Ejaan Yang Disempurnakan===

Revisi per 3 Februari 2018 03.32

MediaWiki telah terpasang dengan sukses.

Silakan baca Panduan Pengguna untuk cara penggunaan perangkat lunak wiki ini.

Selamat Datang

Bahasa itu penting. Bahasa menjadi alat komunikasi sehari-hari, baik secara lisan maupun tulisan. Tanpa bahasa, manusia tidak dapat berinteraksi. Tanpa bahasa, manusia tidak dapat memahami orang lain. Tanpa bahasa, kebenaran akan susah diungkapkan dan dibagikan kepada banyak orang.

Kami percaya bahwa bahasa itu penting dan berperan besar dalam menyampaikan maksud-maksud tertentu. Kami juga percaya bahwa sekarang sudah saatnya masyarakat Kristen Indonesia sadar akan pentingnya pengetahuan bahasa, pengetahuan berbahasa, penerapan berbahasa, dan dampak dari bahasa untuk menyampaikan maksud, keinginan, bahkan kebenaran kepada orang lain. Oleh karena itu, situs ini menyediakan sumber-sumber terbaik seputar bahasa untuk menolong dan memperlengkapi setiap orang untuk belajar, memahami, menyikapi, dan menerapkan bahasa secara benar.

Pengertian Bahasa

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli:

  • Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik. (KBBI - Hasan Alwi, 2002:88)
  • Bahasa pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasan manusia secara teratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya. (Depdiknas, 2005: 3)
  • Bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan. (Harun Rasyid, Mansyur & Suratno, 2009:126)

Peranan dan Fungsi Bahasa

Bahasa sebagai Sarana Komunikasi

Bahasa bukanlah kumpulan kata yang diambil secara sembarangan. Bahasa memiliki daya pukau bila disusun dan ditempatkan pada kedudukan yang komunikatif. Dia mampu "membakar", "menangis" dan "bergembira". Bahasa yang komunikatif adalah bahasa yang hidup.

Perkembangan internet di Indonesia pun menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, hal ini ditandai dengan bertambahnya jumlah pengguna internet dan jumlah domain yang ada di Indonesia. Pertumbuhan ini tentu berimbas pada penggunaan dan perkembangan Bahasa Indonesia di internet.

Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang, termasuk anak-anak. Anak dapat mengembangkan kemampuan sosialnya melalui berbahasa. Keterampilan bergaul dalam lingkungan sosial dimulai dengan penguasaan kemampuan berbahasa. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan pikiran, sehingga orang lain memahaminya dan menciptakan suatu hubungan sosial.

Bahasa sebagai Sarana Integrasi dan Adaptasi

Sebagai perwujudan budaya, bahasa dapat berperan dalam dua hal: Sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, mengadakan integrasi, dan adaptasi sosial. Sebagai alat untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam proses penyerapan bahasa, pasti akan timbul perubahan-perubahan. Sebab, tidak ada proses penyerapan yang terjadi secara utuh. Proses penyerapan terjadi dengan beberapa penyesuaian, baik dalam ejaan antarbahasa maupun ucapan.

Bahasa sebagai Sarana Kontrol Sosial

Sebagai salah satu penanda identitas, ternyata bahasa juga mencerminkan kedudukan/posisi penutur dalam tata kemasyarakatannya. Itulah sebabnya, dalam kajian sosiolinguistik, diyakini bahwa bahasa memang tidak dapat dipisahkan dari kondisi dan latar belakang sosial penuturnya.

Bahasa sebagai Sarana Memahami Diri

Dalam membangun karakter seseorang harus dapat memahami dan mengidentifikasi kondisi dirinya terlebih dahulu. Pemahaman ini mencakup kemampuan fisik, emosi,kecerdasan dll.

Bahasa sebagai Sarana Ekspresi Diri

  • Bahasa sebagai Alat Ekspresi Diri
    Pada taraf permulaan, bahasa padaanak-anak sebagian berkembang sebagai alat untuk menyatakan dirinya sendiri (GorysKeraf, 1994:7)
  • Bahasa Indonesia sebagai Alat Ekspresi Diri
    Sebagai alat ekspresi diri, bahasa merupakan sarana untuk mengungkapkan segala sesuatu yang ada dalam diri seseorang, baik berbentuk perasaan, pikiran, gagasan, dan keinginan yang dimilikinya.

Bahasa sebagai Sarana Memahami Orang Lain

Sebagai alat untuk menyatakan ekspresi diri, bahasa menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat. Bahasa juga berfungsi sebagai sarana untuk memahami orang lain.

Bahasa sebagai Sarana Mengamati Lingkungan Sekitar

Bahasa sebagai Sarana Berpikir Logis

  • Bahasa dan Logika
    Penggunaan bahasa sebagai alat logika harus memperhatikan perbedaan antara bahasa sebagai alat logika dan bahasa sebagai alat kesusasteraan.
  • Bahasa dan Logika dalam Logika
    Bahasa merupakan alat dari proses pemikiran atau alat dari logika.

Bahasa Membangun Kecerdasan

Bahasa Mengembangkan Kecerdasan ganda

Struktur bahasa

Semantik

Suara dan simbol

  • Bahasa Indonesia Tempo Dulu Lebih Cantik?
    Bahasa Indonesia sudah banyak mengalami perubahan penampilan dibandingkan dengan era tahun 1950-an. Bahasa Indonesia yang kita geluti sekarang ini terasa lebih lugas (zakelijk) dan lebih harfiah (letterlijk).

Tata bahasa

Kaidah dan Pemakaian Bahasa

Bahasa

  • Ketelitian Berbahasa
    Problem kurang dimengertinya penggunaan tanda baca dapat menyebabkan kesalahan arti. Kesalahan penggunaan tanda baca sering kali membuat pendengar menjadi salah paham dengan maksud si pembicara.sekaligus berdoa meminta bimbingan Roh Kudus.
  • Belajar Bahasa
    Berbicara kepada orang lain tentang Tuhan Yesus dan keselamatan yang Dia tawarkan, diibaratkan seperti mempelajari bahasa orang lain. Agar terbuka jalan untuk memberitakan kabar baik, perlu adanya pemahaman budaya dan bahasa seperti yang dilakukan Rasul Paulus di hadapan orang-orang Atena.

Ejaan Yang Disempurnakan

Istilah

Diksi

Situs-Situs Bahasa

Masalah Bahasa

Komunitas Bahasa

Facebook

Facebook Grup

Twitter

Milis

Forum