Bahasa: Perbedaan antara revisi
Baris 55: | Baris 55: | ||
===Semantik=== | ===Semantik=== | ||
===Suara dan simbol=== | ===Suara dan simbol=== | ||
*[http://pelitaku.sabda.org/node/833 Bahasa Indonesia Tempo Dulu Lebih Cantik?]<br>Bahasa Indonesia sudah banyak mengalami perubahan penampilan dibandingkan dengan era tahun 1950-an. Bahasa Indonesia yang kita geluti sekarang ini terasa lebih lugas (zakelijk) dan lebih harfiah (letterlijk). | |||
===Tata bahasa=== | ===Tata bahasa=== | ||
Revisi per 11 April 2017 16.50
MediaWiki telah terpasang dengan sukses.
Silakan baca Panduan Pengguna untuk cara penggunaan perangkat lunak wiki ini.
Bahasa itu penting. Bahasa menjadi alat komunikasi sehari-hari, baik secara lisan maupun tulisan. Tanpa bahasa, manusia tidak dapat berinteraksi. Tanpa bahasa, manusia tidak dapat memahami orang lain. Tanpa bahasa, kebenaran akan susah diungkapkan dan dibagikan kepada banyak orang.
Kami percaya bahwa bahasa itu penting dan berperan besar dalam menyampaikan maksud-maksud tertentu. Kami juga percaya bahwa sekarang sudah saatnya masyarakat Kristen Indonesia sadar akan pentingnya pengetahuan bahasa, pengetahuan berbahasa, penerapan berbahasa, dan dampak dari bahasa untuk menyampaikan maksud, keinginan, bahkan kebenaran kepada orang lain. Oleh karena itu, situs ini menyediakan sumber-sumber terbaik seputar bahasa untuk menolong dan memperlengkapi setiap orang untuk belajar, memahami, menyikapi, dan menerapkan bahasa secara benar.
Pengertian Bahasa
Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli:
- Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik. (KBBI - Hasan Alwi, 2002:88)
- Bahasa pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasan manusia secara teratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya. (Depdiknas, 2005: 3)
- Bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan. (Harun Rasyid, Mansyur & Suratno, 2009:126)
Peranan dan Fungsi Bahasa
Bahasa sebagai Sarana Komunikasi
Bahasa bukanlah kumpulan kata yang diambil secara sembarangan. Bahasa memiliki daya pukau bila disusun dan ditempatkan pada kedudukan yang komunikatif. Dia mampu "membakar", "menangis" dan "bergembira". Bahasa yang komunikatif adalah bahasa yang hidup.
Perkembangan internet di Indonesia pun menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, hal ini ditandai dengan bertambahnya jumlah pengguna internet dan jumlah domain yang ada di Indonesia. Pertumbuhan ini tentu berimbas pada penggunaan dan perkembangan Bahasa Indonesia di internet.
Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang, termasuk anak-anak. Anak dapat mengembangkan kemampuan sosialnya melalui berbahasa. Keterampilan bergaul dalam lingkungan sosial dimulai dengan penguasaan kemampuan berbahasa. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan pikiran, sehingga orang lain memahaminya dan menciptakan suatu hubungan sosial.
Bahasa sebagai Sarana Integrasi dan Adaptasi
Sebagai perwujudan budaya, bahasa dapat berperan dalam dua hal: Sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, mengadakan integrasi, dan adaptasi sosial. Sebagai alat untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam proses penyerapan bahasa, pasti akan timbul perubahan-perubahan. Sebab, tidak ada proses penyerapan yang terjadi secara utuh. Proses penyerapan terjadi dengan beberapa penyesuaian, baik dalam ejaan antarbahasa maupun ucapan.
Bahasa sebagai Sarana Kontrol Sosial
Sebagai salah satu penanda identitas, ternyata bahasa juga mencerminkan kedudukan/posisi penutur dalam tata kemasyarakatannya. Itulah sebabnya, dalam kajian sosiolinguistik, diyakini bahwa bahasa memang tidak dapat dipisahkan dari kondisi dan latar belakang sosial penuturnya.
Bahasa sebagai Sarana Memahami Diri
Bahasa sebagai Sarana Ekspresi Diri
Pada taraf permulaan, bahasa padaanak-anak sebagian berkembang sebagai alat untuk menyatakan dirinya sendiri (GorysKeraf, 1994:7)
Bahasa sebagai Sarana Memahami Orang Lain
Bahasa sebagai Sarana Mengamati Lingkungan Sekitar
Bahasa sebagai Sarana Berfikir Logis
Bahasa Membangun Kecerdasan
Bahasa Mengembangkan Kecerdasan ganda
Struktur bahasa
Semantik
Suara dan simbol
- Bahasa Indonesia Tempo Dulu Lebih Cantik?
Bahasa Indonesia sudah banyak mengalami perubahan penampilan dibandingkan dengan era tahun 1950-an. Bahasa Indonesia yang kita geluti sekarang ini terasa lebih lugas (zakelijk) dan lebih harfiah (letterlijk).
Tata bahasa
Kaidah dan Pemakaian Bahasa
Bahasa
Ejaan Yang Disempurnakan
Istilah
Diksi
Situs-Situs Bahasa
Masalah Bahasa
- Alangkah Kacau-Balaunya Penggunaan Bahasa Indonesia Saat Ini
Penulis: Suryono Brandoi Siringoringo - Rusak Bahasa, Rusaklah Pemikiran
Penulis: Faiz Manshur - Bahasa Menunjukkan Bangsa
Penulis: Yanti Riswara
Komunitas Bahasa
- e-Penulis (Literatur Umum dan Kristen)
Komunitas ini menyediakan berbagai bahan seputar penulisan, termasuk perkembangan bahasa. - KAMUS SABDA
Komunitas ini bisa menolong Anda belajar kata, istilah, dan EYD.
Facebook Grup
- {https://twitter.com/sabdapenulis e-Penulis]